CV

DATA DIRI
Nama             : Ulfa Muafifah
TTL                : Ngawi, 03 Juni 1995
Alamat           : Jl. Setia Karya IV Pedongkelan Baru Rt08/16 No. 66 Kel. Kapuk Kec. cengkareng Jakarta Barat
Agama           : Islam
Alamat email  : ulfafifah@gmail.com

DATA PENDIDIKAN
MI NURUL IMAN 2000-2006
SMP NEGERI 201 JAKARTA 2006-2009
SMK CINTA KASIH TZU CHI 2009-2012
UNIVERSITAS GUNADARMA (dalam proses)

PENGALAMAN KERJA
PRAKERIN PT. BANK SINARMAS Tbk
Volunteer Sahabat Anak Grogol
Pengajar di Bimbingan Belajar KENZIE LEARNING CLUB
Assisten Laboratorium Akuntansi Lanjut A Universitas Gunadarma

KEMAMPUAN
BREVET A
Dapat mengoperasikan Zahir, MYOB, Microsoft Office

Apakah Koperasi Menguntungkan ( secara keuangan ) Bagi Anggotanya

Ya, karena tujuan utama koperasi adalah meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Dengan adanya koperasi anggota yang membutuhkan kebutuhan pokok dapat membeli di koperasi dengan harga yang lebih murah. Anggota yang membutuhkan pinjaman modal usaha dapat meminjam di koperasi. Anggota koperasi akan memiliki jaringan yang luas untuk mengembangkan usaha mereka, dan Bagi hasil sesuai dengan usaha yang telah dilakukan oleh anggota karena semua anggota bisa mendapatkan pinjaman dari masing-masing koperasi yang ada dikantor atau instansi, sehingga mereka bisa menggunakan pinjaman tersebut sebagai modal yang produktif. Manfaat koperasi bagi anggota tidak hanya memenuhi kebutuhan anggota saja tetapi ada manfaat lain dari koperasi, yakni: a. Pada akhir tahun setiap anggota mendapat keuntungan yang disebut Sisa Hasil Usaha (SHU) b. Setiap anggota dapat berlatih berorganisasi dan bergotong royong c. Setiap anggota dapat berlatih bertanggung jawab Koperasi bisa mendapatkan untung. Keuntungan koperasi bisa diperoleh antara lain dari laba penjualan dan jasa peminjaman. Keuntungan koperasi akan dikembalikan kepada anggota sebagai SHU (Sisa Hasil Usaha). Tentu saja setelah dikurangi biaya-biaya operasional. Pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha ini dibagi secara adil sehingga tidak ada yang dirugikan. Dengan adanya koperasi kebutuhan para anggota dapat diperoleh di koperasi. Dengan cara itu dapat terpenuhinya kebutuhan anggota maka semakin meningkatlah kesejahteraan anggota koperasi. Dengan adanya memajukan kesejahteraan anggotanya berarti koperasi juga memajukan kesejahteraan masyarakat dan memajukan tatanan ekonomi nasional.

APAKAH PRINSIP EKONOMI KOPERASI SESUAI DENGAN KEBUTUHAN BANGSA INDONESIA?

Ya , prinsip ekonomi koperasi sesuai dengan kebutuhan bangsa Indonesia karena prinsip kedua dari Pancasila mencerminkan kesadaran bangsa Indonesia sebagai bagian dari kesadaran kemanusiaan universal (Yudi Latif, 2011: 237). Kesadaran kemanusiaan merupakan modal ideologis dan kultural yang memungkinkan seseorang dan masyarakat dalam membangun suatu tatanan kebangsaan dan tatanan ekonomi yang berorientasi pada upaya untuk menciptakan kesejahteraan (welfare) bersama, bukan kesejahteraan atau kepentingan individu. Dalam konteks ekonomi, kesadaran seperti ini akan memungkinkan suatu bangsa untuk membangun sistem ekonomi yang lebih mengutamakan sistem kerja sama dan pencapaian tujuan (kesejahteraan) bersama pula. prinsip ekonomi koperasi sesuai dengan kebudayaan bangsa Indonesia. Karena Indonesia memiliki sistem ekonomi yaitu sistem demokasi ekonomi yang berbeda dengan sistem ekonomi negara lain.

Prinsip-prinsip dasar koperasi tercantum dalam Undang Undang Dasar 1945 pasal 33 tentang koperasi Indonesia dan dalam Bab II, bagian Kedua, Pasal (5) UUNo.25 Koperasi tahun 1992 diuraikan bahwa :

  •  Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka;
  •  Pengelolaan dilakukan secara demokratis;
  •  Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha
  • masing-masing anggota;
  •  Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal;
  •  Kemandirian.

Berdasarkan uraian diatas bangsa Indonesia membutuhkan koperasi untuk menggerakkan roda perekonomian, melalui sebuah lembaga atau organisasi usaha yang bersifat sukarela dan terbuka.

Prinsip ekonomi koperasi yang sesuai dengan kebudayaan Indonesia:

a) Koperasi selalu melakukan trade off untuk mencapai keuntungan yang diharapkan
b) Hasil perdagangan dapat menguntungkan semua pihak ( anggota koperasi )
c) Biaya – biaya yang berasal dari anggota dipakai untuk memperoleh suatu laba
d) Koperasi dimiliki oleh semua anggota koperasi

Dasar Dasar Koperasi Indonesia

 Dalam pengertian umum, ide adalah suatu cita-cita yang ingin dicapai. Cita-cita berkoperasi tumbuh dan berkembang dari berbagai ide yang melandasinya. Ide berkoperasi, telah berkembang jauh sebelum koperasi itu sendiri berwujud sebagai koperasi. Ide yang berasal dari berbagai pandangan itu kemudian melebur ke dalam prinsip-prinsip, asas-asas dasar koperasi.

 Tinjauan Umum Tentang Koperasi Dasar hukum koperasi adalah Pasal 33 ayat (1) Undang-Undang dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD N RI 1945) dan UndangUndang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian.

Dasar-dasar Hukum Koperasi Indonesia :

  1. Undang-undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
  2. Peraturan Pemerintah No. 4 tahun 1994 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengesahan Akta Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi.
  3. Peraturan Pemerintah No. 17 tahun 1994 tentang Pembubaran Koperasi oleh Pemerintah
  4. Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1995 tentang Pelaksanaan Kegiatan Simpan Pinjam oleh Koperasi
  5. Peraturan Pemerintah No. 33 tahun 1998 tentang Modal Penyertaan pada Koperasi.
  6. Surat Keputusan Menteri Negara Koperasi dan PPK No. 36/Kep/MII/1998 tentang Pedoman Pelaksanaan Penggabungan dan Peleburan Koperasi
  7. Surat Keputusan Menteri Negara Koperasi dan PKM No. 19/KEP/Meneg/III/2000 tentang Pedoman kelembagaan dan Usaha Koperasi
  8. Peraturan Menteri No. 01 tahun 2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembentukan, Pengesahan Akta Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi.

 Landasan-landasan koperasi dapat di bagi menjadi 3 (tiga) hal, antara lain :

  1. Landasan Idiil Koperasi Indonesia adalah Pancasila.
  2. Landasan Strukturil dan landasan gerak Koperasi Indonesia adalah Pasal 33 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD N RI 1945).
  3. Landasan Mental Koperasi adalah setia kawan dan kesadaran berpribadi. Dasar hukum Koperasi Indonesia adalah UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. UU ini disahkan di Jakarta pada tanggal 21 Oktober 1992, ditandatangani oleh Presiden RI Soeharto, dan diumumkan pada Lembaran Negara RI Tahun 1992 Nomor 116.

Koperasi Indonesia berdasarkan UU No. 25 tahun 1992, koperasi suatu badan usaha yang dipandang oleh undang-undang sebagai suatu perusahaan. Dimana dibentuk oleh anggota-anggotanya untuk melakukan kegiatan usaha dan menunjang kepentingan ekonomi anggotanya.

Prinsip koperasi dalam UU No. 25 tahun 1992 mengenai Perkoperasian, sebagai berikut :

  • Pengelolaan koperasi dijalankan secara demokrasi
  • Pembagian sisa hasil usaha dilaksanakan secara adil sesuai dengan jasa yang di jual anggotanya
  • Koperasi harus bersifat mandiri
  • Balas jasa yang diberikan bersifat terbatas terhadap modal.

Tujuan koperasi menurut Pasal 3 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 adalah Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka  mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.  Menurut ketentuan didalam Pasal 21 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992, perangkat organisasi koperasi terdiri dari Rapat Anggota,
Pengurus dan Pengawas.

Aktifitas Keseharian

Namaku Ulfa Mu’afifah biasa sih temen kalau panggil dengan sebutan ulfa atau fhaa, aku salah satu mahasiswi swasta di daearah jakarta barat yang lebih tepatnya sih di daerah cengkareng, kesibukanku sehari hari yah biasalah namanya juga mahasiswi pastinya ngampus setiap paginya belajar dan belajar lagi dan ketemu dosen setiap harinya kadang senang kalo ketemu dosen yang seru atau mata kuliahnya seru dan bikin penasaran ya contohnya Akuntansi dan itu jurusan yang aku ambil sekarang, kegiatan sehari hari itu kadang bisa jadi menyenangkan atau malah sebaliknya, senin-sabtu pagi di sibukkan dengan kuliah kalau pulang kuliah biasanya ga langsung pulang tapi main dulu bareng temen dan abis dari itu di sibukkan lagi dengan mengajar di suatu bimbel, cita cita sih pengen jadi dosen tapi sekarang baru kesampean jadi guru bimbel yah mungkin ini awal dari cita cita, seru banget bisa ketemu anak anak dan kadang susah susah gampang sih buat ngajarin anak TK-SD seperti mereka, apalagi anak TK yang moody banget, kalo lagi lurus gampang diatur tapi kalo lagi belok yah susah banget diatur, buat nambah pengalaman dan uang jajan aja, masa udah mahasiswi uang jajan masih minta sama orang tua cukup mereka membiayai kita untuk kuliah jangan sampai untuk keperluan pribadi pun harus minta lagi sama mereka.

Oh iya ga Cuma itu aja loh selesai ngajar bimbel di tempat orang lain, aku juga harus mengajar lagi di rumah sebenernya sih ga niat buka tempat les tapi banyak tetangga yang minta jadi yah iseng iseng menambah pemasukan sekaligus juga untuk melatih kesabaran dan membantu juga, dan hari minggunya itu biasanya di pakai untuk stirahat sejenak untuk melepaskan segala kepenatan selama seminggu beraktifitas, biasanya kumpul bareng keluarga dan jalan bareng sahabat atau kerja sosial, aku salah satu voluntir di suatu komunitas Sahabat Anak di daerah grogolGambar, seneng banget bisa ngajar dan berbagi kepada adik adik lucu, sharring bareng dan melepaskan sejenak segala kelelahan selama seminggu bersama mereka, terkadang aku masih bisa melihat bahwa aku hidup jauh lebih baik dari mereka dan selalu bersyukur saat nikmat yang telah Allah berikanGambar

Prinsip dan Ciri Khas Ekonomi Koperasi

Prinsip ekonomi koperasi

Mennurut UU No. 25 tahun 1992 pasal 5 disebutkan :

1. Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman

2. Koperasi Konsumen

Koperasi yang beranggotakan konsumen dan menjalankan kegiatannya jual beli menjual barang konsumsi

3. Koperasi Produsen

Koperasi beranggotakan para pengusaha kecil (UKM)dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.

4. Koperasi Pemasaran

Koperasi yang menjalankan kegiatan produk jasa koperasinnya atau anggotanya.

5. Koperasi Jasa

Koperasi yang bergerak jasa usahanya.

adapun prinsip  lainnya yaitu :

 1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka

Sifat sukarela dalam keanggotaan koperasi mengandung makna bahwa menjadi anggota tidak boleh dipaksa oleh siapapun.

 2.   Pengelolaan dilakukan secara demokratis

Prinsip demokrasi menunjukkan bahwa pengelolaan koperasi dilakukan atas kehendak dan keputusan para anggota. Anggota koperasi adalah pemegang dan pelaksana kekuasaan tertinggi dalam koperasi.

 3.   Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota

Besarnya modal yang dimiliki anggota tidak mutlak dijadikan dasar dalam pembagian SHU. Ketentuan ini merupakan perwujudan nilai kekeluargaan dan keadilan.

 4.   Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal

Terbatas disini maksudnya adalah wajar,tidak melebihi suku bunga yang berlaku dipasar.

 5.   Kemandirian

Kemandirian artinya dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada pihak lain. Semua keputusan dan kegiatan koperasi dilandasi oleh kepercayaan, pada pertimbangan, kemampuan, dan usaha sendiri. Kemandirian juga berarti kebebasan yang bertanggung jawab pada perbuatan sendiri dan kehendak untuk mengelola diri sendiri.

 Ciri – cirri Khas Ekonomi Koperasi

  1. Sifat keanggotaan
  2. Pembagian keuntungan
  3. Hubungan personal antara organisasi dan manajer
  4. Keterlibatan pemerintah dalam penciptaan stabilitas dan operasi
  5. Hubungan organisasi dan masyarakat

 

Penjelasannya seperti :

  • Berasas kekeluargaan dan bersifat terus menerus
  •   Prinsip kebersamaan yang selalu mengutamakan pemenuhan kebutuhan,kemakmuran, dan kesejahteraan para anggota khususnya dan masyaraka pada umumnya
  • Keanggotan sukarela dan terbuka bagi setiap Warga Negara Republik Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi
  • Tidak mencari untung yang sebesar-besarnya
  • Anggota yang diutamakan, anggota koperasi mempunyai hak suara yang sama
  • Modal koperasi berubah-ubah tergantung pada keluar masuk anggota yangdiperoleh dari simpanan para anggotanya
  • Bekerja dengan terang-terangan
  • Bergotong royong berdasarkan persamaan derajat hak dan kewajiban agar bisa mencapai tujuan
  • Rapat anggota adalah pemegang kekuasaan tertinggi

Pengertian dan Ciri koperasi

Nama : Ulfa Muafifah

NPM  : 28212291

Kelas : 2EB26

Koperasi berasal dari kata “co” dan “operatio” yang mempunyai arti bekerja sama untuk mencapai tujuan. Secara umum Arifin Chanigo(1984:2) menyatakan koperasi merupakan : “Suatu perkumpulan yang beranggotakan orang- orang atau badan- badan yang memberikan kebebasan masuk dan keluar menjadi anggota, dengan kerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha, untuk mempertinggi kesejahteraan anggotanya”

Koperasi di Indonesia pada dasarnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1.  Koperasi adalah kumpulan orang dan bukan kumpulan modal. Artinya, koperasi mengabdi dan menyejahterakan anggotanya.
  2. Semua kegiatan di dalam koperasi dilaksanakan dengan bekerja sama dan bergotong royong berdasarkan persamaan derajat, hak, dan kewajiban anggotanya yang berarti koperasi merupakan wadah ekonomi dan sosial.
  3. Segala kegiatan di dalam koperasi didasarkan pada kesadaran para anggota, bukan atas dasar ancaman, intimidasi, atau campur tangan pihak-pihak lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan koperasi.
  4. Tujuan ideal koperasi adalah untuk kepentingan bersama para anggotanya.
  5. Sifat sukarela pada keanggotannya
  6. Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam kopeerasi
  7. Koperasi bersifat nonkapitalis
  8. Kegiatannya berdasarkan pada prinsip swadaya (usaha sendiri), swakerta (buatan sendiri), swasembada (kemampuan sendiri).